Radio AM
- Metode transmisi Audio AM pertama kali berhasil dilakukan pada tahun 1870-an pertengahan.
- Pada AM, gelombang radio yang dikenal sebagai “pembawa” atau “gelombang pembawa” dimodulasi pada amplitudonya oleh sinyal yang akan ditransmisikan
- Rentan terhadap noise karena jangkauan sinyal AM terlalu luas sehingga dapat mudah terganggu oleh gangguan atmosfir.
- Bandwidth yang sempit membatasi kualitas suara yang dapat dipancarkan, sehingga kualitas suara yang dihasilkan kurang baik.
- Fidelitas rendah
- AM radio berkisar 535-1705 kilohertz dengan kecepatan transmisi 1200 bits per detik
- Frekuensi menggunakan MF-HF
Radio FM
- FM radio dikembangkan di negara-negara Amerika , terutama oleh Edwin Amstrong pada 1930-an
- Pada FM , gelombang radio yang dikenal sebagai “pembawa” atau “gelombang pembawa” dimodulasi pada frekuensinya oleh sinyal yang akan ditransmisikan
- Lebih tahan noise daripada AM, karena Jangkuan sinyal FM lebih rendah daripada sinyal AM sehingga relatif bebas dari gangguan baik atmosfir maupun interferensi yang tidak diharapkan.
- Saluran siaran FM memiliki lebar pita yang lebih banyak dari saluran siaran AM, sehingga kualitas suara yang dihasilkan lebih baik dari AM.
- Fidelitas tinggi
- FM radio berkisar dalam spektrum yang lebih tinggi 88-108 Megahertz dengan kecepatan transmisi 1200-2400 bits per detik
- Frekuensi Menggunakan VHF-UHF
semoga bermanfaat :)
Aamiin..!!
BalasHapus